Komunitas De Pioneers UNPAD Sukses Bisnis, Pererat Silaturahmi

Pikiran Rakyat

Kamis (wage) 15 Juli 2010-08-03 3

Saban 1431 H

Rewah 1943

Komunitas De Pioneers UNPAD

Sukses Bisnis,

Pererat Silaturahmi

S

aat Kampus menyambangi “sekre bergerak” mereka di kawasan Sayang, Jatinangor, Kab. Sumedang, Oka, salah seorang penggagas komunitas ini tengah serius menawarkan bisnis franchise yang dimilikinya kepada salah seorang anggota, Minggu (117). “ya, gua jual merk dan bahan baku saja, sisanya termasuk keuntungan usaha, lu yang kelola”, ujarnya menjelakan potensi bisnis yang tengah digelutinya setahun terakhir ini. Yang ditawari tampak sangat serius.

Bak bussines andal, obrolan, penawaran hingga negosiasi bisnis demikian memang kerap terjadi di komunitas mahasiswa penerima  PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) yang berdiri sejak juni 2009 ini. “Bahkan hingga merger usaha,”Kata Pardi, Ketua De Pioneers. Merger terjadi bila kelompok usaha kurang dana atau anggota kelompoknya pecah.

Bisa jadi satu kelompok merasa kurang dana dan dia melihat di kelompok lain ada bisnis yang hampir serupa, mergerlah mereka. “Kalau ada kelompok yang pecah, dia bisa melihat bisnis temannya yang lebih prosfektif. Nah gabung deh dia kesana,”tutur Pardi. Pendapat serupa juga diamini Ari, pengusaha ternak kelinci asal Fakultas Peternakan UNPAD. “Bisnis itu memang harus banyak silaturahmi Bang, banyak jaringan.” Di De Pioneers, Ari menemukan banyak kemudahan saaat mahasiswa mengikuti program dan minat yang sama berkumpul. “di jejaring bisnis seperti ini kita bisa curhat bisnis dan berbagi motivasi, produk kita juga  gampang dipasarin,”kata anak muda asal Palembang ini. Selain jual beli produk antar anggota ini, tidak jarang antar anggota saling membantu menjualkan barang anggotanya lainnya.

Semangat wirausaha yang dimiliki anggota awal De Pioneers ternyata tiak berhenti di kalangan mahasiswa – mahasiswa penerima PMW. Di UNPAD mareka menggemukan komunitas hingga mencapai dua ratusa orang. “Yang tidak mengikuti PMW, kami bantu mereka memulai usaha lewat pelatihan dan suplai barang yang bisa coba mereka jual,”kata Pardi saat ditemui Kampus di usaha binatu bentukan kelompoknya, PONGOWASH di kawasan Sayang Jatinangor.

Semangat ini digulirkan pula mereka dengan menggagas Bandung Agreement sekaligus pendeklarasian Komunitas Mahasiswa Wirausaha Indonesia di Kampus UNPAD Dipati Ukur, Bandung 20 Mei 2010. De Pioneers berharap bisa menyatukan semangat yang sama dalam satu wadah. Dalam waktu dekat, De Pioneer berencana membangun baitul mal wa tanwil (BMT) atau usaha simpan pinjam yang sesuai syariah. Menurut Pardi, BMT yang nantinya dibangun dari dana lebih dari kelompok-kelompok usaha De Pioneers ini akan membantu memberdayakan lebih banyak mahasiswa untuk memulai usaha. Harapannya, semangat wirausaha akan lebih membumi di kalangan mahasiswa. “Usaha kami akan sukses selalu dengan jejaring yang ada,” tutur Pardi penuh harap.

Heykal Sya’ban

kampus_pr@yahoo.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: