Kenangan Hangat Yang Takan Pernah Padam

 

Cibiru, 7 September 2009Gambar

 

                Bulan Ramadhan yang jatuh pada bulan Agustus dan sudah memasuki hari ke 15 ini merupakan moment yang sangat indah, berharga dan penuh kehangatan bagi keluarga kami yang awalnya kenal, tinggal bareng hanya 2 bulan di sebuah desa terpencil yang kami pun baru mengalaminya bersama tetapi menjadi keluarga yang penuh rasa kebersamaan untuk selamanya yaitu keluarga KKN Karang Anyar.

                Buka bersama yang kami lakukan sebagai ritual untuk tetap menjaga kekompakan, kebersamaan, silaturahmi itu berlangsung di salah satu rumah teman kami, sebut saja Vita Nurlita. Suasana rumah yang nyaman, asri, enak banget buat kumpul palagi ada saung tempat berlangsungnnya ritual itu serasa menambah aura kekeluargaan yang luar biasa, 18 karakter manusia hadir dengan keunikan masing – masing yang ternyata gak pernah berubah dari setahun yang lalu. Eko sudarmawan dengan sotoynya, Gelar dengan gaya khas penyanyi kondang sunda (sebut saja darso) yang sunda abis, ricky dengan gaya playboy cap kelincinya, iwa yang gak terlalu banyak bicara, aki ditemani rokok yang gak pernah berhenti mengeluarkan asap kaya kereta, fuad yang kadang kecentilan dalam becanda tapi otak mesumnya gak ilang..,hehe adi juga yang kadang dikacangin & jadi tumbal (tp Cuma becanda koq di), ditambah genk ayat – ayat cinta (berkerudung), kiki, qisty, fatma yang pada autis abis dan banyak mengandung misteri dan lagi mba fatma yang medok banget bahasa jawanya (maklum dari kediri), rinda yang kalem, laura yang melankolis, tiara yang suka heboh sendiri, mutya yang gak pernah jaim dan tuan rumah vita yang care seta tentunya saya sendiri pardi yang serig becanda bhkan nyari tumbal buat diledekin, semua itu menyatu dalam lingkaran tempat duduk dimana kami siap – siap untuk menyantap makanan yang menggoda banget dan pada bersiaga agar tidak kehabisan (soalnya bayar lagi) hehehe.

                Dimanapun ma siapapun kalo yang namanya dah kumpul trus mulai makan palagi buka puasa, semuanya seakan lupa  disebelah tuh ada orang yang mungkin sudah dianggap barang kali, semuanya sibuk pada makan gak bisa nengok ke sebelah seakan pada punya penyakit sakit leher karna salah tidur. Tapi, kalau perut dah kerasa kenyang, gada yang muat lagi buat dimasukin ke perut semuanya kembali normal, berbaur satu sama lain, canda, tawa, saling hina, cari cari tumbal buat bahan ejekan, photo – photo, ketawa sepuas puasnya, seakan kita kembali dalam dunia KKn selama 2 bulan hidup di desa bareng, gada yang pada jaim semuanya dan masing – masing mengeluarkan kenangan yang memang uniq buat dikenang, kaya kejadian konyol bermain pocong jam 12 malem buat nakutin saya, sumur yang kena minyak tanah, cinlok yang gak jadi, bahkan penembakan pas perpisahan di panggung, semua itu tetap tersimpan dalam memori yang lama tapi selalu ada.

              

  Lelah ketawa tak membuat kita lelah untuk bercanda, semuanya terasa asyik, gak inget waktu dan hal tersebut selalu ingin terulang kembali, Kebersamaan lah yang mengikat kami jadi sebuah keluarga utuh, keluarga yang kuat, dengan berbagai karakter didalamnhya ibarat warna, semuanya memiliki warna masing masing ada yang biru, merah, hijau, item ungu dll tapi kalau dipadupadankan maka semua warna itu akan menjadi satu warna yaitu putih yang melambangkan bersih, suci seperti perasaan hati kita terhadap keluarga KKN Karang Anyar ini.  Semoga rasa kekeluargaan ini selalu tetap terjalin selamanya. Amiin

               

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: