PKMT UNPAD

Paguyuban Keluarga Mahasiswa Tasikmalaya

Universitas Padjadjaran

2

University of Padjadjaran

Universitas Padjadjaran atau yang disingkat dengan UNPAD merupakan salah satu Universitas Tinggi Negeri tersohor dan favorit bagi para pelajar yang selalu haus akan ilmu dan pengembanagn kualitas diri di Negara Indonesia apalagi bagi kawasan Jawa Barat. Ikon UNPAD sebagai Universitas Tinggi Negeri berkualitas yang berada di provinsi tersebut akan terus melekat, bahkan jadi kebanggaan bagi warga Bandung itu sendiri. UNPAD ini berdiri sejak tahun 1957 yang dulu terdiri hanya 4 fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang sekarang menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kemudian UNPAD berkembang dan memiliki kurang lebih 14 Fakultas.

Lokasi kampus ini terdiri dari beberapa tempat yang terpisah diantaranya di Dipati Ukur (DU), Dago, Sekeloa dan Kawasan terbesar yaitu Jatinangor yang berdampingan dengan Universitas lain UNWIM, IKOPIN dan IPDN yang berada di perbatasan antara Bandung – Sumedang.

PKMT_UNPAD

Dunia Kampus

Sesuatu yang paling diidamkan bagi para siswa untuk untuk melanjutkan sekolahnya di universitas favorit dan keberadaanya dikampus seakan akan membuka peluang untuk mencari jalan menuju cita –cita. Banyak suka duka yang kami alami ketika menjadi mahasiswa, sesuatu yang mungkin belum pernah diperoleh di masa Sekolah mungkin akan terasa disini. Pengetahuan, informasi, pengalaman – pengalaman yang kami dapatkan akan membuka pikiran kami dalam hal menentukan jalan hidup kemana kami akan melangkah dan apakah kita akan mampu bersaing di ketatnya persaingan dunia luar baik dari segi pengetahuan, sikap, softskill dll. Kampus merupakan tempat dimana para mahasiswa berjuang dalam menuntut ilmu, mengembangkan kualitas diri dengan cara berorganisasi, berwirausaha, bersosialisasi dan bermain juga. Dunia kampus juga diibaratkan sebagai miniatur negara yang memiliki pemimpin, rakyat dan fasilitas. Tergantung kita mau menjadi apa, apakah kita hanya akan menjadi rakyat biasa/mahasiswa yang acuh tak acuh mengenai dunia kampus atau kita akan menjadi pemimpin dalam dunia kita sendiri yaitu dunia kampus.

Ada beberapa tipe mahasiswa yang berada di dunia kampus :

  • Kupu – Kupu (Kuliah_Pulang, Kuliah_Pulang)

Tipe mahasiswa seperti ini berpikiran bahwa hidupnya cuma sekedar kuliah habis itu malas untuk melakukan apapun lagi, yaa jalan terakhirnya langsung pulang aja kekostan untuk sekedar nonton tv, baca buku dan maen komputer mungkin. Pentingnya nilai sosialisasi serasa kurang berarti bagi orang seperti ini. Rasa egoismenya kadang kadang sangat tinggi.

  • Kuman – Kuman (Kuliah_Maen, Kuliah_Maen)

Tipe yang satu ini selain menjalani kewajibannya sebagai mahasiswa yaitu kuliah, mereka sangat menikmati hidupnya dengan tenang tanpa harus memikirkan apa yang harus saya lakukan untuk memperbaiki kuliah saya tetapi yang ada dipikirannya sekedar memuaskan dirinya dengan bermain – main, menganggap waktu yang ada terasa akan lama dan kebanyakan yang termasuk dalam tipe ini adalah mahasiswa yang memiliki daya dukung materil. Bentuk maen yang mereka biasa lakukan adalah travelling, maen games dsb dan mereka punya prinsip “my life is just let it flow

  • Kunang – Kunang (Kuliah_Nangkring, Kuliah_Nangkring)

Hampir sama dengan tipe yang telah dijelaskan di atas tadi, untuk tipe yang ini hidupnya juga dibawa santai meskipun memang memenuhi kewajibanya untuk kuliah akan tetapi setelah itu yang ada dipikirannya yaitu cuma sekedar nongkrong, ngeceng, nyantai dan menjauhkan pikiran bahwa masih banyak tugas yang menumpuk dan harus dikumpulkan buat kuliah besok.

  • Kubis – Kubis (Kuliah_Bisnis, Kuliah_Bisnis)

Untuk tipe mahasiswa yang seperti, mereka memiliki dua kehidupan yang menurut mereka penting yaitu menuntut ilmu dan mencari uang, baik itu untuk memenuhi kebutuhan finansial kehiduannya yang dikarenakan keberadaan finansial keluarganya yang kurang atau cuma sekedar ingin mencari uang tambahan. Berwirausaha di lingkungan kampus memang memiliki pasar yang menjanjikan karena mahasiswa memang banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhinya diantaranya bisnis pulsa, makanan, baju, alat kosmetik dsb. Kebiasaan berwirausaha semasa kuliah akan melatih kita untuk berbisnis lebih luas lagi ketika kita keluar kuliah nanti dan menghadapi persaingan pencarian kerja yang begitu ketat dengan bisnis bisa menjadikan sebagai pegangan untuk melanjutkan hidup.

  • Kura – Kura (Kuliah_Rapat, Kuliah_Rapat)

Ada juga tipe mahasiswa yang selain sibuk dengan kewajibannya sebagai mahasiswa yaitu kuliah akan tetapi mereka juga sibuk dalam berorganisasi untuk pengembangan kualitas dirinya dan memperluas jaringan pertemanan. Hal ini memang bersifat positif kalo kita memang tujuannya seperti itu, dan akan sangat bermanfaat terhadap kita yaitu kita akan terlatih menjadi seorang pemimpin, pandai berkomunikasi, pintar memanage waktu, emosi, spiritual dan mampu membuat suatu event yang diadakan sesuai kebutuhannya. Hal ini juga akan terasa manfaatnya ketika nanti kita lulus dan dalam hal pencarian kerja, informasi bisa banyak didapatkan dari temen – temen kita karena memang kita banyak link, juga ketika nanti di dunia pekerjaan kita akan terbiasa berkomunikasi yang baik dan memanage angota kita ketika kita berada di posisi yang tinggi pada suatu perusahaan.

Bahkan tidak hanya terdapat kriteria seperti halnya yang disebutkan di atas, ada juga yang memang dari kampung halamannya bertujuan untuk menuntut ilmu akan tetapi kenyataan yang ada dikampus hanya sekedar diem dikostan, maen, pacaran dan gak pernah muncul di perkuliahan (invisible man). Pilihan itu ada ditangan kita, mungkinkah kita termasuk kedalam salah satu pilihan di atas.

Ada banyak juga perkumpulan mahasiswa daerah seperti kumpulan mahasiswa batak, mahasiswa asal dari daerah timur, jawa maupun sunda. Salah satu kumpulan mahasiswa tersebut yaitu adanya PKMT UNPAD.

Kenapa Ada PKMT UNPAD ??

Menjadi mahasiswa baru rantauan di UNPAD ketika memasuki awal ospek dan perkuliahan baru memang menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap mahasiswa. Pada saat itulah Mahasiswa/i dari berbagai daerah mencoba memulai kehidupan baru dengan menjadi mahasiswa UNPAD yang harus tinggal jauh dari keluarga dengan menetap sebagai anak kostan. Rasa bangga, senang, sepi, bingung harus ngapain memang tercampur aduk saat itu. Hari pertama memasuki kawasan kampus untuk registrasi mungkin yang memaksakan kita untuk harus mulai mengenal orang – orang baru yang mungkin nantinya akan menjadi teman baru di kampus ditambah lagi masa – masa ospek yang mempererat kita sesama mahasiswa baru agar lebih akrab, teman menjadi sangat berarti dikala kita hidup dikota baru yang kita tinggali karena masa itulah dimana kita memang membutuhkan teman dalam menjalani kehidupan baru ini yang tadinya tak tau arah harus melakukan apa karena mungkin tidak adanya saudara atau orang yang dikenal sebelumnya. Bukan suatu kebetulan ketika kita mulai bertemu dengan teman yang berasal dari daerah yang sama, rasanya seperti bertemu saudara sendiri yaitu saudara sesama Tasikmalaya.

Setelah sekian lama dekat, akrab dengan saudara sesama daerah asal dan lama kelamaan kami mencari informasi tentang keberadaan para mahasiswa yang berasal dari Tasikmalaya yang mempunyai nasib yang sama sebagai perantau demi menuntut ilmu di UNPAD ini. Banyak mahasiswa yang berasal dari Tasikmalaya yang kuliah di UNPAD akan tetapi kurang adanya rasa saling mengenal, keterkaitan, persaudaraan, dan rasa kedaerahan terhadap kota kelahiran mereka yaitu Tasikmalaya.

Sejarah PKMT UNPAD

Pardi Setiawan, Fauzan Wahyu, Arif Fitroh dan Heru Gerhana adalah beberapa mahasiswa yang merasakan betapa bingungnya ketika memasuki awal perkuliahan baru yang tidak mengenal teman sebelumnya yang mungkin akan dirasakan sama dengan mahsiswa Tasikmalaya lainnya. Rasa kebersamaan kami yang membuat kami tergugah untuk bisa berkumpul dengan mahasiswa Tasik lainnya agar bisa lebih banyak teman yang mungkin suatu saat nanti akan menjadi suatu keluarga Tasikmalaya yang saling membutuhkan, bisa berbagi cerita, bercanda.

Setelah setahun merasakan menjadi mahsiswa UNPAD dan kebersamaan kami masih terus terikat, akhirnya tahun ajaran baru pun dimulai dan ribuan mahasiswa baru dari berbagai penjuru kota bermunculan untuk belajar di kampus UNPAD. Masa – masa itulah yang mengingatkan kami kembali ketika kami menjalani mahasiswa baru UNPAD, kami berpikiran setidaknya adik – adik kami tidak banyak merasakan kebingungan, kesepian yang pernah kami alami setahun lalu. Oleh sebab itu, setelah sekian lama kami bareng maen dikosan dan berbincang – bincang ngaler – ngidul kesana kemari, terlintas suatu pertanyaan dalam pikiran kami “kenapa kita gak ngumpulin mahasiswa asal Tasik dan bikin suatu perkumpulan mahasiswa asal Tasikmalaya??” tak berapa lama setelah pertanyaan tersebut bmenjadi obrolan serius dari keempat orang itu, kami bertekad bulat untuk membentuk suatu perkumpulan mahasiswa Tasikmalaya dengan berbagai cara kami tempuh untuk mencapai cita – cita tersebut yaitu: cari informasi tentang keberadaan teman yang berasal dari SMA Tasikmalaya dari tiap teman, kost to kost untuk menemui dan mengajak para mahasiswa tersebut agar tergabung dalam suatu perkumpulan, patungan untuk kas pertama, pembuatan famplet pengumuman dalam tahap pembentukan perkumpulan yang diinginkan. Setelah beberapa bulan akhirnya kami bisa mengumpulkan kurang lebih 30 orang mahasiswa asal Tasikmalaya yang kemudian akan menjadi sahabat yang terdiri dari angkatan 2004, 2005 dan 2006. Seringnya kami rapat, kumpul dalam proses pembentukan akhirnya kami menemukan beberapa opsi nama untuk perkumpulan kami diantaranya : Akustik (Ajang Kumpulan Orang Tasik), Bistik (Barudak Ti Tasik), Himalaya (Himpunan Mahasiswa Tasikmalaya), KMT (Keluarga Mahasiswa Tasik), IMT (Ikatan Mahasiswa Tasik) dan PKMT UNPAD (Paguyuban Keluarga Mahasiswa Tasikmalaya UNPAD) yang akhirnya terpilih dan disepakati oleh semua anggota sebagai nama dari perkumpulan mahasiswa Tasik.

Tanggal 5 oktober 2006 jam 17.55 di KOPMA UNPAD merupakan awal bersejarah yang ada di UNPAD yaitu dengan adanya deklarasi pembentukan PKMT UNPAD (Paguyuban Keluarga Mahasiswa Tasikmlaya UNPAD) yang merupakan suatu wadahuntuk menyatukan mahasiswa/i UNPAD yang berasal dari Tasikmalaya yang kemudian diketuai oleh Pardi Setiawan, FTIP 2005 dan Pembinanya sendiri adalah Indra Kusumah. S.Psi, Fapsi 2001 dan beliau pernah menjabat sebagai Presiden BEM UNPAD pada tahun 2003.

Maka dari itu dengan terbentuknya PKMT UNPAD itu sendiri diharapkan bisa membuat kami sebagai mahasiswa rantauan dari Kota Tasikmalaya yang kuliah di UNPAD bisa saling mengenal, kerjasama dan meningkatkan rasa kedaerahan sesama mahasiswa Tasikmalaya.


Iklan